Kepala Puskesmas Kota, Ingatkan Pegawai, Tintakatkan Disiplin Dan Kinerja Sebagai Rujukan Pembayaran Remon.

Gambar, Kepala Puskesmas Dompu Kota, Ns. H. Syarif Efendi, S.Kep., M.Kes, 

 

 

 

Dompu, NTB, Chanelntb.com – Kepala Puskesmas Dompu Kota, Ns. H. Syarif Efendi, S.Kep., M.Kes, menghimbau kepada seluruh Pegawai untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kinerjanya.

Kedisiplinan dan kinerja ini, salah satu yang menjadi rujukan untuk pembayaran remon para pegawai yang mengacu pada pada SK Bupati Dompu.

Sehingga besar kecilnya remon yang diterima itu tergantung dari hasil evaluasi dan penilaian kinerja pegawai itu sendiri.

“Jadi penerimaan remon itu, bukan atas kehendak saya dan PJ, karena itu haknya mereka,” jelas Kepala Puskesmas Dompu Kota, saat diwawancara oleh awak media di ruang kerjanya, Rabu, 02/08/26.

Untuk itu, H. Syarif Efendi menegaskan bahwa kami sudah memberikan kewenangan kepada PJ masing-masing untuk menilai tingkat kedisiplinan dan kinerja pegawai.

“Dan hasil penilaian PJ itulah yang menjadi menjadi rujukan pembayaran remon pegawai,” kata H. Syarif penuh motivasi.

Terkait itu, Lanjut, Kepala Puskesmas mengungkapkan bahwa sebelumnya, kami telah melakukan sosialisasi terhadap seluruh pegawai Puskesmas Dompu Kota.

“Biar lebih transparan dalam penilaian itu, Saya berikan mandat kepada PJ masing-masing,” Pungkasnya.

H. Syarif juga menekankan kepada seluruh pegawai untuk lebih disiplin tingkat kehadiran dan kinerja, agar tidak ada lagi yang komplain mengenai besar kecilnya remon yang diterima.

“Mereka ini, kadang hanya datang absen saja, setelah itu hilang, kemudian pas waktu pulang mereka kembali datang absen, itu yang sering dijumpai, giliran Remon yang diterima kecil kami yang disalahkan, padahal kami sudah profesional dan transparan, jadi itu yang mereka tidak sadari,” ungkap H. Syarif 

Oleh sebab itu, Kepala Puskesmas Dompu Kota, mengingatkan kepada seluruh pegawai agar bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku dan tegakan kedisiplinan dan tunjukkan kinerja.

“Jangan hanya tuntut haknya, sementara kewajiban tidak pernah melakukan kegiatan di jaringan masing-masing,” tegas H. Endi sapaan akrabnya.

Penulis IW