Foto, Plt Direktur PDAM Dompu, H. Didi Wahyudi, SE
Dompu, Chanelntb – Ditengah-tengah upaya membenahi manajemen PDAM Dompu yang perlahan-lahan menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.
Terbukti secara nyata manajemen keuangan PDAM Dompu, diakui oleh para auditor, bahkan hasil audit salah satu Auditor Provinsi NTB, Menyatakan laporan keuangan PDAM Dompu sudah BAIK dibandingkan jauh sebelumnya.
Namun, sangat disesalkan, dibalik upaya keras memperbaiki manajemen PDAM Dompu yang “Sakit” muncul sejumlah isu miring yang menyerang privasi Pimpinan PDAM Dompu melalui Akun Facebook atau medsos, akhir-akhir ini.
Menanggapi Isu miring tersebut, Plt Direktur PDAM, H. Didy Wahyudi, SE membantah tegas isu liar tersebut, karena mencuatnya persoalan ini di medsos itu, Setelah terbentuknya Tim Indentifikasi Khusus Internal, yang menimbulkan kegelisahan dari oknum-oknum karyawan PDAM Dompu yang terlibat dalam dugaan penyimpangan di tingkat lapangan.
Karena Tim Indentifikasi Khusus yang dibentuk ini, nantinya akan melakukan investigasi, Siapa saja kira-kira oknum-oknum karyawan PDAM yang diduga terlibat dalam pemasangan ilegal?
“Tidak semua karyawan, cuman ada beberapa orang lapangan, sekitar 4-5 orang saja,” ungkap Plt Direktur PDAM Dompu, saat diwawancarai oleh awak media diruang kerjanya, Kamis, 15/10/26.
Menurutnya, Saat ini kondisi manajemen PDAM dalam kondisi “Sakit” karena masih banyak persoalan-persoalan PDAM di lapangan yang belum diselesaikan, Maka, Tim yang dibentuk itu melakukan indentifikasi lapangan.
Dari hasil Indentifikasi terdapat beberapa temuan di lapangan yang langsung diintrogasi beberapa oknum2 petugas lapangan yang diduga terlibat.
Bayangkan menurut Data PDAM Dompu jumlah pelanggan itu sebanyak 8000, Tetapi hasil Indentifikasi diapangan ditemukan atau ditertibkan sampai 3000an yang diduga pemasangan ilegal.
“Temuan dilapangan itu langsung saya korovontil dengan mereka, ternyata mereka itu diduga melakukan pemasangan ilegal, cuman untuk nama-nama, nanti setelah lapor di Polres, sementara masih dirahasiakan yang jelas sudah ada datanya,” tegas Plt. Direktur, Sambil memperlihatkan data-data temuan tersebut.
Sehingga itulah awal mulanya muncul keresahan mereka, lalu kemudian diduga memanfaatkan salah seorang mantan atau eks Karyawan PDAM Dompu Inisial “FM” untuk berbicara atau menggiring opini negatif Plt Direktur melalui Facebook,
“Dia itu yang diduga dalangnya yang memprovokasi keadaan ini, nanti akan mempertanggung jawabkan di pihak hukum,” tudingnya serius.
H. Didy mengatakan setiap instansi dan lembaga mempunyai masalah, Namun situasi yang terjadi di PDAM ini, disaat2 menjelang SK Plt Direktur berakhir muncul dinamika dengan berbagai isu negatif yang ditujukan padanya.
“Tetapi saya anggap itu sesuatu yang biasa terjadi di instansi maupun lembaga, namanya orang punya salah, segala cara dilakukan biar kedoknya mereka tidak terbuka, mau tidak mau harus melemahkan dan melengserkan saya,” ucapnya sambil tersenyum.
Namun Isu miring itu berbanding terbalik dengan perubahan yang signifikan di capai manajemen PDAM Dompu saat ini, Karena secara nyata, Manajemen PDAM Dompu telah diakui oleh BPKP dan BPK Provinsi NTB.
Bahkan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Provinsi NTB, menyatakan laporan keuangan PDAM Dompu sudah BAIK dibandingkan jauh sebelumnya
“Dulu Gaji Karyawan nggak jelas, pendapatan manajemen nggak jelas, bahkan para karyawan itu diduga mengambil langsung gaji di lapangan masing-masing sendiri, pemasangan ilegal dan sebagainya. Itulah sekarang yang sedang saya tertibkan dalam upaya memperbaiki,
Kenapa upaya ini dilakukan? Plt Direktur menegaskan untuk menuju PDAM Sehat dan keluar dari “sakit”, Esensinya adalah pemasangan ilegal, pencurian air atau kehilangan air (NRW),
“Itulah menjadi dasar terbentuknya Tim Indentifikasi khusus yang langsung menangani dan menindak langsung di lapangan terhadap berbagai temuan2 di lapangan,” teganya.
Sehingga oleh oknum2 Karyawan PDAM Dompu, merasa terlibat dengan perbuatannya bahkan yang Eks pegawai baru atau mantan Humas diduga terlibat melakukan pemasangan ilegal,” Ada buktinya dan saksi sudah saya pegang, sebagai dasar laporan,” ungkapnya serius.
Oleh karena itu, Plt Direktur PDAM Dompu menegaskan bahwa akan melaporkan temuan tersebut sesegera mungkin kepada aparat penegak hukum agar bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.
Dan secara hirarki juga Kami akan melaporkan persoalan tersebut Kepada Bupati Dompu melalui Bidang Ekonomi selaku pemilik modal, agar dapat mengetahui persoalan-persoalan yang terjadi di PDAM Dompu ini
Bahkan kami juga akan meminta khusus Bupati Dompu untuk melakukan sidak di PDAM ini sewaktu-waktu.
“Insyaallah besok sekaligus saya melaporkan diduga menggunakan akun resmi PDAM Dompu, karena telah menyalahgunakan hak cipta perusahaan PDAM yang merupakan milik pemerintah, tanpa seijin Pimpinan PDAM, ini pelanggaran yang serius, tidak bisa di toleransi, kita lihat proses hubungan nanti.
H. Didy juga menuturkan bahwa apa yang dilakukan ini, semata-mata tujuannya adalah transparansi, untuk orang banyak dan memperbaiki manajemen yang tadinya banyak masalah menjadi tidak ada masalah agar lebih maju kedepannya.
“Tidak ada celah, tidak ada cara lain mereka mencari kelemahan saya dengan mencoba giring karyawati di sini dengan tuduhan selingkuh dan sebagainya, ini fitnah yang keji, setingan2 dari orang-orang yang cemas berlebihan ini,” katanya dengan nada tinggi
Ditambahkannya, Kenapa ia tidak mau melayani tuduh2an keji melalui Facebook? karena Facebook bukan tempat yang tepat untuk melakukan klarifikasi, sebab sebagai Pimpinan yang mempunyai legalitas yang jelas tentu dirinya juga harus menyampaikan juga klarifikasi kepada media yang punya legal standing yang jelas.
Penulis IW


















