Viral Video Oknum Timses “BBF-DJ” Inisial JM Diduga Kuat “Meminta Mahar” Jabatan Kepsek, Sebesar 25-60 Juta Kepada Sejumlah Guru

Gambar Ilustrasi. 

 

 

 

Dompu, NTB, Chanelntb.com – Jual beli jabatan adalah bentuk korupsi dan suap menyuap dimana seseorang membayar atau memberi sejumlah uang untuk mendapatkan posisi atau promosi kerja di pemerintahan.

Seperti yang dipraktekkan oleh salah seorang oknum tim sukses (timses) Bupati Dompu berinisial JM yang diduga kuat “Meminta Mahar” untuk jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) kepada sejumlah guru di lingkup Dinas Dikpora Kabupaten Dompu NTB.

Hal itu, terungkap berdasarkan pengakuan 2 orang guru melalui siaran video yang diposting oleh akun Facebook bernama Reza Dompu, Kamis (10/09/26),

Vidio tersebut beredar luas di media sosial bahkan pada pemberitaan dibeberapa media online yang menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Dompu

Dalam vidio yang berdurasi 3.13 menit/detik terdengar jelas suara 2 orang guru lawan jenis saat menceritakan kepada Reza Dompu, bahwa seorang guru bernama Safarudin yang mengabdi di SDN 35 Woja, sebelum pelantikan Kepsek beberapa pekan kemarin.

Dimana pada saat itu, Safarudin diduga kuat dimintai uang oleh JM dengan jumlah yang bervariatif, mulai dari angka Rp.25 juta, 45 juta, 50 juta hingga Rp.60 juta.

Menurutnya, besaran angka Rp. 25 juta tersebut dipatok dari Sekolah kecil atau sekolah yang muridnya dalam penerimaan dana BOS skala kecil dan bisa jadi SD yang berada di pelosok Kabupaten Dompu ini.

“Sedangkan bagi Sekolah besar atau SD yang berbobot, memiliki siswa banyak, kategori penerimaan dana BOS nya besar, dipatok dengan angka mulai Rp.45 juta, 50 juta hingga 60 juta/calon Kepsek.” ungkap kedua guru tersebut.

Selain itu, lanjut kedua guru yang belum diketahui jelas identitasnya itu, Namun disebutkan 2 nama yakni Azis dan Lukman (korban) yang diduga ikut dimintai uang oleh JM pula.

Dalam video itu juga, terlihat jelas oknum Timses JM secara terang-terangan diduga kuat meminta uang setengah dulu kepada salah seorang guru yang bernama Lukman saat berada di Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Namun enggan memberikannya sehingga Lukman Di Non Job kan dari jabatan Kepsek.

Dalam postingan Video Reza Dompu, juga terungkap bahwa semua Kepsek yang dilantik kemarin diduga telah menyerahkan uang sesuai kesepakatan sehingga mereka bisa dilantik sebagai Kepsek. Jika mereka tidak mengakuinya, maka saya akan suruh mereka sumpah,

“Saya dikontak oleh Pak Safaruddin dan saya mempertanyakan soal undangan pelantikan kepsek dan Pak Safaruddin mengaku ada dan diberikan secara mendadak bahkan pengakuan Pak Safaruddin ia dimintai uang Rp.45 juta oleh JM,” 

Sementara itu, Pemilik Akun Reza Dompu yang dikonfirmasi sejumlah awak media ditaman kota Dompu, Kamis (10/09/26) membenarkan pihaknya di datangi oleh sejumlah guru untuk mengadukan terkait ulah JM yang diduga meminta uang kepada sejumlah guru yang menjanjikan jabatan sebagai Kepala Sekolah di Kabupaten Dompu ini.

“Kan jelas dalam video, itukan bukan pengakuan saya tapi pengakuan langsung sejumlah guru yang mendatangi saya itu. Yang jelas saya akan ungkap satu persatu,” ungkap Reza Dompu penuh keyakinan.

Menanggapi hal itu, Oknum Timses” BBF-DJ” JM yang dikonfirmasi media via telepon WhatsApp pribadinya, Kamis (10/09/26) membantah keras dugaan yang menyebutkan namanya meminta uang kepada sejumlah guru dengan menjanjikan jabatan sebagai Kepala Sekolah.

Menurutnya, hal itu merupakan fitnah semata dan dirinya mengindikasikan bahwa oknum guru wanita yang diwawancarai oleh Reza Dompu itu berinisial RD yang suaranya sangat ia kenal.

“Suaranya saya kenal bahkan saya sudah menyuruh keponakan untuk telusuri apakah ini benar ibu RD atau bukan, saya juga sudah WA kok ibu RD ini untuk menanyakan apakah ini benar suaranya atau tidak, kalau benar maka dia harus bisa mempertanggung jawabkan ucapannya dan jika ada bukti bahwa saya mengambil uang mereka maka bisa di uji,”jawabnya.

Selain itu, JM menegaskan, akan melaporkan akun Facebook Reza Dompu di APH sepulangnya dari luar daerah.

Penulis IW