Foto, Kepala UPTD BLK, Ardiansyah Maliq, ST, bersama peserta pelatihan Vokasi Nasional di gedung Senggilo Desa Matua.
Dompu, NTB, Chanelntb – Dalam rangka membekali masyarakat dengan keterampilan teknis dan nonteknis agar siap bekerja atau berwirausaha sesuai kebutuhan dunia industri.
Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur bekerjasama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Dompu menggelar Pelatihan Vokasi Nasional.
Pelatihan ini, dimulai pada tanggal 30 September sampai dengan tanggal 4 November Tahun 2026, yang bertempat di Gedung Senggilo Desa Matua, Kecamatan Woja,
Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Dompu dan di luar Daerah,
Pelatihan Vokasi Nasional ini merupakan program strategis yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Lombok Timur sebagai upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang siap kerja
“Alhamdulillah kami mendapatkan kepercayaan dari BPVP Lombok Timur untuk melaksanakan program pelatihan vokasi nasional ini. Semua anggaran melalui DIPA BPVP Lombok Timur, karena UPTD BLK Dompu merupakan salah satu Binaannya.” Jelas Kepala UPTD BLK, Ardiansyah Maliq, ST, pada awak media, melalui WhatsApp, Kamis, 01/09/26.
Di batch 5 ini, Lanjut, Ardiansyah, BLK Dompu sedang melaksanakan Pelatihan Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana,
“Pelaksaksanaannya selama 26 hari kerja dan sekarang berjalan 2 hari, “Di hari pertama pembukaan dan hari kedua masih materi teori. belum ada praktek, nanti di hari berikutnya.” terangnya.
Ardiansyah menjelaskan Pelatihan Vokasi Nasional ini berdaya saing dan berorientasi pada kebutuhan dunia industri maupun wirausaha.
“Para peserta nantinya akan dilaksanakan Uji Kompetensi oleh LSP, apabila Lulus peserta akan mendapat sertifikat kompetensi BNSP.” terang Ardiansyah penuh optimis.
Kemudian nantinya, mereka dapat bekerja secara Mandiri dan/atau di dunia usaha/industri, karena para peserta ini dilatih untuk mendapatkan skill.
“Kemungkinan besar Dinas akan merekomendasikan para pekerja lulusan BLK ke perusahaan.” ujar Kepala UPTD BLK penuh harap.
Penulis IW


















